IHSG Ditutup Naik 0,79 Persen ke 5.096, Asing Borong 10 Saham Ini

Selasa, 03 November 2026 | 08:09:01 WIB
IHSG ditutup menguat 0,79 persen ke level 5.096,83 pada perdagangan Senin (2/11/2026).

DUNIAFINANSIAL.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,79 persen ke level 5.096,83 pada perdagangan Senin (2/11/2026). Meski investor asing mencatat penjualan bersih di seluruh pasar, sejumlah saham unggulan justru diborong asing dan menjadi penopang indeks.

Investor asing membukukan penjualan bersih Rp112,47 miliar di seluruh pasar dan Rp375,54 miliar di pasar reguler. Namun di pasar negosiasi dan tunai, asing justru melakukan pembelian bersih Rp263,07 miliar.

Saham yang Diborong Asing

Di tengah tekanan jual secara keseluruhan, sejumlah saham tetap mencatat antrean beli bersih dari investor asing. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) memimpin dengan pembelian bersih Rp47,65 miliar.

Menyusul di bawahnya, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) diborong Rp46,75 miliar dan PT Petrosea Tbk. (PTRO) senilai Rp38,87 miliar. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) mencatat pembelian bersih Rp32,15 miliar.

Sektor perbankan juga kebagian aliran dana asing. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatat pembelian bersih Rp31,40 miliar. Berikutnya PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) Rp25,11 miliar dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) Rp22,48 miliar.

Melengkapi daftar, PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) diborong Rp21,63 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) Rp19,88 miliar, dan PT Astra International Tbk. (ASII) Rp17,62 miliar.

Siapa yang Diuntungkan

Deretan saham tersebut didominasi emiten berbasis komoditas dan energi, mulai dari batu bara, mineral, hingga petrokimia. Bagi investor ritel yang memegang saham-saham ini, masuknya dana asing memberi tambahan tenaga pada harga di tengah tekanan jual pasar secara keseluruhan.

Kehadiran BBRI dan ASII dalam daftar menunjukkan asing tidak sepenuhnya meninggalkan saham berkapitalisasi besar. Dua emiten ini kerap jadi buruan investor institusi karena likuiditasnya tebal dan bobotnya besar di indeks.

Meski begitu, penjualan bersih asing di pasar reguler tetap perlu dicermati. Angka Rp375,54 miliar menandakan sebagian dana masih keluar dari saham-saham tertentu, sementara pembelian terpusat di segelintir nama pilihan.

Penguatan IHSG ke 5.096,83 memberi sinyal bahwa pasar masih punya tenaga meski arus asing belum seragam. Bagi pelaku pasar, daftar saham dengan pembelian bersih asing bisa jadi petunjuk awal soal nama-nama yang sedang dilirik institusi besar.

Terkini