BUMA Rombak Direksi, Yohanes Budi Kurniawan Jadi Wakil Direktur Utama

Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:40:47 WIB

JAKARTA- PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) melakukan perubahan susunan direksi melalui Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tertanggal 2 Oktober 2026.

Perubahan tersebut disampaikan perusahaan jasa pertambangan itu kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui laporan informasi atau fakta material tertanggal 5 Oktober 2026, yang ditandatangani Corporate Secretary BUMA, Riska Aurisna Febriane.

Dalam perombakan ini, posisi Wakil Direktur Utama kini diisi oleh Yohanes Budi Kurniawan. Ia menggantikan Nanang Rizal Achyar, yang tetap berada di jajaran direksi dengan jabatan baru sebagai Direktur.

Selain itu, pemegang saham juga mengangkat Novendra sebagai Direktur baru. Dengan tambahan tersebut, jumlah anggota direksi BUMA bertambah dari lima menjadi enam orang.

Sementara itu, Dian Sofia Andyasuri tetap memimpin perusahaan sebagai Direktur Utama. Dua direktur lainnya, Silfanny Fadillah Bahar dan Brett McGuire, juga dipertahankan pada posisinya masing-masing.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, Riska menyampaikan bahwa perubahan susunan direksi ini tidak menimbulkan dampak material terhadap kondisi keuangan, kegiatan operasional, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Penyampaian laporan ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan POJK Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material, Peraturan BEI Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, serta POJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

Susunan Direksi BUMA setelah perubahan:

  • Direktur Utama: Dian Sofia Andyasuri
  • Wakil Direktur Utama: Yohanes Budi Kurniawan
  • Direktur: Nanang Rizal Achyar
  • Direktur: Silfanny Fadillah Bahar
  • Direktur: Brett McGuire
  • Direktur: Novendra

Terkini