Pendapatan RANS Anjlok 13%, Laba Bersih Malah Tumbuh 11%

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:42:49 WIB
PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) raih laba Rp23,75 miliar pada semester I/2026, naik 11% berkat efisiensi meski pendapatan turun 13% (Ilustrasi Gambar: Canva)

JAKARTA - PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS) mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga dua digit pada semester I/2026, meskipun perseroan membukukan penyusutan pada pos pendapatan usaha.

Berdasarkan laporan keuangan interim perseroan, emiten bersandi saham RANS ini membukukan jumlah laba periode berjalan sebesar Rp23,75 miliar pada enam bulan pertama 2026. Perolehan tersebut tumbuh 11% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebesar Rp21,40 miliar.

Sejalan dengan itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga tercatat meningkat menjadi Rp25,57 miliar, naik dari capaian sebelumnya sebesar Rp22,73 miliar.

Menariknya, pertumbuhan bottom line ini diraih di tengah kontraksi pada top line perseroan. Sepanjang Januari-Juni 2026, RANS mengantongi penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp149,00 miliar. Realisasi ini turun 13,16% yoy dibandingkan dengan capaian semester I/2025 yang mencapai Rp171,60 miliar.

Secara rinci, pendapatan perseroan utamanya ditopang oleh segmen pendapatan dari jasa yang menyumbang sebesar Rp105,93 miliar. Selanjutnya, segmen pendapatan dari produk tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp43,07 miliar terhadap total pendapatan perusahaan.

Lonjakan laba bersih di tengah penurunan omzet ini tidak lepas dari strategi efisiensi operasional ketat yang dieksekusi oleh manajemen perseroan. Laporan keuangan mencatat, beban pokok penjualan dan pendapatan RANS berhasil ditekan menjadi Rp84,81 miliar, susut signifikan dari sebelumnya Rp101,79 miliar pada semester I/2025.

Langkah perampingan beban operasional juga terlihat pada pos lainnya. RANS memangkas beban penjualan hingga separuhnya menjadi hanya Rp6,06 miliar, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp11,96 miliar. Di samping itu, beban umum dan administrasi turut diturunkan dari Rp26,81 miliar menjadi Rp24,52 miliar.

Efisiensi agresif pada berbagai lini beban tersebut terbukti berhasil mempertahankan tebalnya margin keuntungan, sehingga RANS tetap mampu menjaga tingkat profitabilitasnya untuk tumbuh di tengah pelemahan pendapatan usaha.

Terkini